RSS

dhyta dan bapaknya.....sekilas tetang mangga



Sedang ingin bercerita kembali, alkisah dijaman dahulu kala, bukan berabad – abad yang lalu kok, cuman hitungan tahun. Disebuah kota pensiunan yang tenang. Ada seorang lelaki tua yang melihat keatas pohon mangga miliknya, setelah mengamati beberapa saat, lelaki itu memanjat pohon mangganya. Memilih mana yang sudah masak. Beberapa saat kemudian sudah terkumpul seplastik besar buah mangga yang mengoda.

Kemudian lelaki itu membawa buah mangga kedalam rumahnya, mengupasnya dengan semangat, sebelum dibelah beberapa buah mangga itu akan direndam didalam air es agar dingin menyegarkan hawa yang panas menyengat. Setelah itu baru dipotong kecil – kecil diletakan dalam piring. Dan dibawanya keruang TV. Disana ada seorang gadis yang sedang malas – malasan, belum mandi yang disekitarnya banyak bungkus jajan. Diberikan sepiring besar buah mangga masak pohon nan dingin menyegarkan pada si gadis itu. Tentu saja dengan senyum kebanggaan diwajah lelaki tua itu. Kemudian dia akan kembali kebelakang, mengupas sisa buah mangga lalu meletakan dalam lemari es, agar si gadis yang sangat dia tahu akan nambah lagi, bisa memakannya lagi dalam keadaan segar.

Ya ….ya …ya..lelaki tua itu adalah bapak saia, dan si gadis adalah saia…itulah cara bapakku memberikan buah mangga untukku, dia akan memilih sendiri buah mangga terbaik, memotong dengan tangannya sendiri dan menyajikan dalam bentuk yang disukai anaknya.

Ya…ya..yaa… ihave the best father….and me poor daughter…….. LOVE U DADDY
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SI MR JOKO ANWAR

semua orang bebas berpendapat...saia juga kan...saia ingin mengungkapkan opini saia tentang mr satu ini...yeachhh baca tweetnya ....oh lalallaaa.......mulut rasanya nggak bisa diem,...pengen ngomel...oke mulai yachhh

Di negara demokrasi, rakyat diberdayakan untuk mikir sendiri. Makanya sensor/filtering nggak cocok. Beda sama negara komunis. >>> by joko anwar....yeachhhh emang ente pikir rakyat indonesia sudah siap untuk berfikir jernihhh....jah anda saja tidak bisa. bugil ditempat umum dan untuk kesenangan adalah melanggar agama...apalagi anda muslim...anda dewe juga belum bisa mikir gitu....biarlah sensor melindungi generasi bangsa ..mau jadi apa negara indonesia lak rayatnya model abang



RT @rayafahreza: Kalau pemerintah mau nyensor internet, judulnya bukan INSAN (Internet Sehat dan Aman) , tapi INSANE >>> pemerintah menyensor internet pasti ada tujuan yang jelas...jah kalau nggak disensor atau dilindungi mau sebebas apa...mau anak kecil dan rajin nonton bokep dlll



Bangsa bejad jangan salahkan internet dulu, Pak @tifsembiring. Mungkin karena contoh dari bapak-bapak dan ibu-ibu di atas. Wkwkwkw... >>>>> bener salah orang tuanya,,,,salah satunya anda,..apa nggak inget kelakuan bejad yang ada lakukan kemarin....yeachhh loooking greatttttt ..


Kan Depkominfo, Pak @tifsembiring. Bukan Depkominforal. Wkwkwkw... Janji nggak ada internet filtering atau sensor ya, Pak. >>> mau jadi apa indo om....internet filtering itu perlu banget kaleee,,,,,,


Melindungi anak pas make internet itu harus. Tapi Pak @tifsembiring, ini kaitannya sama psikologi dan crime. Knp bawa2 'moral'? >>> karena indonesia bangsa yang bermoralllllll.........!!!!!!!1


jiachhhh

gak mau disensor...jah sebagus apa sihh film mr joko anwar ini....saia rasa tidak akan sekeren harpot, transfomer dkkk...songong bener teriak2 kebebasan berexpresi...AMRIK AJAH YANG NEGARA BEBAS...ADA BADAN SENSORNYA KOK.......indonesia yang negera bermoral nggak mau ada badan sensor....emang ente mau bikin film apee..film ecek2 yang mengumbar umbar itu...tapi nggak ada mutunya....yeachhhhhhh
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

RENUNGAN BUAT KITA SEMUA



Ukhti…
Besarnya kerudungmu tidak menjamin sama dengan besarnya semangat jihadmu menuju ridho Rabbmu. Mungkinkah besarnya kerudungmu hanya digunakan sebagai fashion atau gaya jaman sekarang? Atau mungkin kerudung besarmu hanya dijadikan alat perangkap busuk supaya mendapatkan ikhwan yang diidamkan? Bahkan bisa jadi kerudung besarmu hanya akan dijadikan sebagai identitasmu saja supaya bisa mendapat gelar “akhwat” dan di kagumi oleh banyak ikhwan?

Ukhti…
Tertutupnya tubuhmu tidak menjamin bisa menutupi aib saudaramu, keluargamu bahkan diri ukhti sendiri. Coba perhatikan sekejap saja, apakah aib saudaramu, teman dekatmu bahkan keluargamu sendiri sudah tertutupi? Bukankah kebiasaan buruk seorang perempuan selalu terulang dengan tanpa disadari melalui ocehan-ocehan kecil sudah membekas semua aib keluargamu, aib sudaramu, bahkan aib teman dekatmu melalui lisan manismu?

Ukhti…
Lembutnya suaramu mungkin selembut sutra. Bahkan lebih dari pada itu. Tapi akankah kelembutan suara ukhti sama dengan lembutnya kasihmu pada sauadaramu, pada anak-anak jalanan, pada fakir miskin dan pada semua orang yang menginginkan kelembutan dan kasih sayangmu?

Ukhti…
Lembutnya parasmu tak menjamin selembut hatimu. Akankah hatimu selembut salju yang mudah meleleh dan mudah terketuk ketika melihat segerombolan anak-anak Palestina terlihat gigih berjuang dengan berani menaruhkan jiwa dan raga bahkan nyawa sekalipun dengan tetes darah terakhir? Akankah selembut itu hatimu ataukah sebaliknya hatimu sekeras batu yang ogah dan cuek melihat ketertindasan orang lain?

Ukhti…
Rajinnya tilawahmu tak menjamin serajin dengan shalat malammu, mungkinkah malam-malammu di lewati dengan rasa rindu menuju Rabbmu dengan bangun di tengah malam dan ditemani dengan butiran-butiran airmata yang jatuh ke tempat sujudmu serta lantunan tilawah yang tak henti-hentinya berucap membuat setan terbirit-birit lari ketakutan? Atau sebaliknya, malammu selalu diselimuti dengan tebalnya selimut setan dan dininabobokan dengan mimpi-mimpi jorokmu bahkan lupa kapan bangun shalat subuh?

Ukhti…
Cerdasnya dirimu tak menjamin bisa mencerdaskan sesama saudaramu dan keluargamu. Mungkinkah temanmu bisa ikut bergembira menikmati ilmu-ilmunya seperti yang ukhti dapatkan? Ataukah ukhti tidak peduli sama sekali akan kecerdasan temanmu, saudaramu bahkan keluargamu, sehingga membiarkannya begitu saja sampai mereka jatuh ke dalam lubang yang sangat mengerikan yaitu maksiat?

Ukhti…
Cantiknya wajahmu tidak menjamin kecantikan hatimu terhadap saudaramu, temanmu bahkan diri ukhti sendiri. Pernahkah ukhti menyadari bahwa kecantikan yang ukhti punya hanya titipan ketika muda? Apakah sudah tujuh puluh tahun kedepan ukhti masih terlihat cantik? Jangan-jangan kecantikanmu hanya dijadikan perangkap jahat supaya bisa menaklukan hati ikhwan dengan senyuman-senyuman busukmu?

Ukhti…
Tundukan pandanganmu yang jatuh ke bumi tidak menjamin sama dengan tundukan semangatmu untuk berani menundukan musuh-musuhmu. Terlalu banyak musuh yang akan ukhti hadapi mulai dari musuh-musuh Islam sampai musuh hawa nafsu pribadimu yang selalu haus dan lapar terhadap perbuatan jahatmu.

Ukhti…
Tajamnya tatapanmu yang menusuk hati, menggoda jiwa tidak menjamin sama dengan tajamnya kepekaan dirimu terhadap warga sesamamu yang tertindas di Palestina. Pernahkah ukhti menangis ketika mujahid-mujahidah kecil tertembak mati, atau dengan cuek bebek membiarkan begitu saja? Pernahkah ukhti merasakan bagaimana rasanya berjihad yang dilakukan oleh para mujahidah-mujahidah teladan?

Ukhti…
Lirikan matamu yang menggetarkan jiwa tidak menjamin dapat menggetarkan hati saudaramu yang senang bermaksiat, Coba ukhti perhatikan dunia sekelilingmu! Masih banyak teman,saudara bahkan keluarga ukhti sendiri belum merasakan manisnya Islam dan iman mereka belum merasakan apa yang ukhti rasakan. Bisa jadi salah satu dari keluargamu masih gemar bermaksiat, berpakaian seksi dan berperilaku binatang yang tak karuan. Sanggupkah ukhti menggetarkan hati-hati mereka supaya mereka bisa merasakan sama apa yang kamu rasakan yaitu betapa lezatnya hidup dalam kemuliaan Islam?

Ukhti…
Tebalnya kerudungmu tidak menjamin setebal imanmu pada sang Khalikmu. Ukhti adalah salah satu sasaran setan durjana yang selalu mengintai dari semua penjuru mulai dari depan belakang atas bawah semua setan mengintaimu, imanmu dalam bahaya, hatimu dalam ancaman, tidak akan lama lagi imanmu akan terobrak-abrik oleh tipuan setan jika imanmu tidak betul-betul dijaga olehmu. Banyak cara yang harus ukhti lakukan mulai dari diri sendiri, dari yang paling kecil dan seharusnya di lakukan sejak dari sekarang, kapan lagi coba….?!

Ukhti…
Putihnya kulitmu tidak menjamin seputih hatimu terhadap saudaramu, temanmu bahkan keluargamu sendiri. Masihkah hatimu terpelihara dari berbagai penyakit yang merugikan seperti riya’ dan sombong? Pernahkah ukhti membanggakan diri ketika kesuksesan dakwah telah diraih dan merasa diri paling “wah”, merasa diri paling aktif, bahkan merasa diri paling cerdas di atas rata-rata akhwat yang lain? Sesombong itukah hatimu? Lalu dimanakah beningnya hatimu, dan putihnya cintamu?

Ukhti…
Rajinnya ngajimu tidak menjamin serajin infakmu ke masjid atau musholla. Sadarkah ukhti kalo kotak-kotak nongkrong di masjid masih terlihat kosong dan menghawatirkan? Tidakkah ukhti memikirkan infaq sedikit saja? Bahkan kalaupun infaq, kenapa uang yang paling kecil dan paling lusuh yang ukhti masukan? Maukah ukhti diberi rizki sepelit itu?

Ukhti…
Rutinnya halaqahmu tidak menjamin serutin puasa sunnah senin-kamis yang ukhti laksanakan. Kejujuran hati tidak bisa dibohongi. Kadang semangat fisik begitu bergelora untuk dilaksanakan. Tapi, semangat ruhani tanpa disadari turun drastic. Puasa yaumul-bidh pun terlupakan apalagi puasa senin-kamis yang dirasakan terlalu sering dalam seminggu. Separah itukah hati ukhti? Makanan fisik yang ukhti pikirkan dan ternyata ruhiyah pun butuh stok makanan. Kita tidak pernah memikirkan bagaimana akibatnya kalau ruhiyah kurang gizi.

Ukhti…
Manisnya senyummu tak menjamin semanis rasa kasihmu terhadap sesamamu. Kadang sikap ketusmu terlalu banyak mengecewakan orang sepanjang jalan yang ukhti lewati. Sikap ramahmu pada orang ukhti temui sangat jarang terlihat. Bahkan selalu dan selalu terlihat cuek dan menyebalkan. Kalau itu kenyataannya bagaimana orang lain akan simpati terhadap komunitas dakwah yang memerlukan banyak kader? Ingat!!! Dakwah tidak memerlukan ukhti! Tapi…, ukhtilah yang memerlukan dakwah. Kita semua memerlukan dakwah.

Ukhti…
Rajinnya shalat malammu tidak menjamin keistiqomahan seperti rosulullah sebagai panutanmu.

Ukhti…
Ramahnya sikapmu tidak menjamin seramah sikapmu terhadap sang Khalikmu, masihkah ukhti senang bermanjaan dengan Rabbmu dengan shalat Dhuhamu, shalat malammu?

Ukhti…
Dirimu bagaikan kuntum bunga yang mulai merekah dan mewangi. Akankah nama harummu di sia-siakan begitu saja dan atau sanggupkah ukhti ketika sang mujahid akan segara menghampirimu?

Ukhti…
Masih ingatkah ukhti terhadap pepatah yang masih terngiang sampai saat ini bahwa akhwat yang baik hanya untuk ikhwan yang baik? Jadi, siap-siaplah sang syuhada akan menjemputmu di pelaminan hijaumu.

Ukhti…
Baik buruk parasmu bukanlah satu-satunya jaminan akan sukses masuk dalam surga Rabbmu. Maka, tidak usah berbangga diri dengan parasmu yang molek. Tapi berbanggalah ketika iman dan taqwamu sudah betul-betul terasa dan terbukti dalam hidup sehari-harimu.

Ukhti…
Muhasabah yang ukhti lakukan masihkah terlihat rutin dengan menghitung-hitung kejelekan dan kebusukan kelakuan ukhti yang dilakukan siang hari, atau bahkan kata muhasabah itu sudah tidak terlintas lagi dalam hatimu? Sungguh lupa dan sirna tidak ingat sedikitpun apa yang harus dilakukan sebelum tidur. Ukhti tidur mendengkur begitu saja dan tidak pernah kenal apa itu muhasabah sampai kapan akhlak busukmu dilupakan. Kenapa muhasabah tidak dijadikan sebagai moment untuk perbaikan diri bukankah akhwat yang baik hanya akan mendapatkan ikhwan yang baik?

Ukhti…
Pernahkah ukhti bercita-cita ingin mendapatkan suami ikhwan yang ideal, wajah yang manis, badan yang kekar, dengan langkah tegap? Dan pasti, bukankah apa yang ukhti pikirkan sama dengan yang ikhwan pikirkan yaitu ingin mencari istri yang sholehah dan seorang mujahidah? Kenapa tidak dari sekarang ukhti mempersiapkan diri menjadi seorangan mujahidah yang shalehah?

Ukhti…
Apakah kebiasaan buruk wanita lain masih ada dan hinggap dalam diri ukhti,seperti bersikap pemalas dan tak punya tujuan atau lama-lama nonton tv yang tidak karuan dan hanya kan mengeraskan hati sampai lupa waktu, lupa bantu orang tua? Kapan akan menjadi anak yang biruwalidain? Kalau memang itu terjadi, jadi sampai kapan? Mulai kapan ukhti akan mendapat gelar mujahidah atau akhwat shalehah?

Ukhti…
Apakah pandanganmu sudah terpelihara? Atau, pura-pura nunduk ketika melihat seorang ikhwan dan terlepas dari itu matamu kembali jelalatan layaknya mata harimau mencari mangsa? Atau, tundukan pandangannmu hanya menjadi alasan belaka karena merasa berkerudung besar?

Ukhti…
Hatimu di jendela dunia. Dirimu menjadi pusat perhatian semua orang. Sanggupkah ukhti menjaga izzah yang ukhti punya? Atau sebaliknya, ukhti bersikap acuh tak acuh terhadap penilaian orang lain dan hal itu akan merusak citra akhwat yang lain? Kadang orang lain akan mempunyai persepsi di sama-ratakan antara akhwat yang satu dengan akhwat yang lain. Jadi, kalau ukhti sendiri membuat kebobrokan akhlak maka akan merusak citra akhwat yang lain.

Ukhti…
Dirimu menjadi dambaan semua orang. Karena yakinlah preman sekalipun, bahkan brandal sekalipun tidak menginginkan istri yang akhlaknya bobrok tapi semua orang menginginkan istri yang shalehah. Siapkah ukhti sekarang menjadi istri shalehah yang selalu di damba-dambakan oleh semua orang?
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KETIKA YANG KEDUA MENCOBA DATANG!!!!




Saia ingin sedikit berkisah, akan sebuah kisah nyata yg saia dengar beberapa hari yg lalu, ini kisah nyata loch.  Seorang umahat [wanita yg sudah menikah] becerita “ada wanita yang datang menawarkan dirinya pada suamiku dek” kata wanita itu padaku.
Aku terdiam cukup lama karena syok, saat sudah bisa menguasai syokku aku bertanya padanya “siapa mbak?”
“aku marah dek” katanya lagi, dan aku memilih untuk diam mendengarkan, aku tahu dia hanya ingin didengar, luasnya ilmunya tentu lebih bisa menyelesaikan masalahnya, dari pada aku yang masih amatiran.
“aku marah, karena cara akhwat itu dek, dia keterlaluan menawarkannya” nada bicaranya masih tenang.
“masak dia kasih flasdisk kesuamiku isinya fotonya tidak pakai jilbab dan lagi dia bicara tidak pantas diutarakan pada lawan jenis….. [isi pembicaraannya apa rahasia :p] “ si umahat berkata lugas, aku yang sendari tadi diam langsung memuncak kagetnya
“apa mbak, masak akhwat” tanyaku tidak percaya.
“iyach dia akhwat dek, dan bahasanya mengiba – iba sekali pada suamiku” aku yang masih syok sempat membantin, wanita dimanapun memang suka mengiba – iba bukan.
Kami terdiam cukup lama dengan pikiran masing – masing sebelum si umahat berkata lagi “mungkin aku yang salah dek, aku sering meyuruh suamiku mengantarkan jilbab dan cadar ketempat si akhwat itu tanpa hijab, mungkin dari sana awal itu hadir” aku hanya terdiam saja. Membiarkan umahat ini leluasa bercerita.
“Katanya dia rela menjadi yang kedua, dia terpesona dengan pekerjaan suamiku yang apa adanya, lo alah dek, suamiku ini kerjanya apa sih dek, kaya juga nggak”
“lalu, apa jawaban mbak, apa mbak siap dipoligami”
“siap nggak siap itu bagian dr proses dek, tapi cara si akhwat itu yg membuatku geram, kalau dia menginginkan suamiku maka bilang padaku, bukan dengan buka – bukaan jilbab dan mengiba”
“klo lewat mbak, mbak bakal setuju” tanyaku pernasaran.
“mungkin saja iya mungkin tidak, tapi suamiku tidak dek”
“kok bisa tidak” biasanya kan ikhwan yang gentol poligami [cewek lak nggak ada poliandri tah].
Sang umahat mulai berkisah, dulu sebelum melamarku, ikhwan yang datang silih berganti dek, bahkan ada beberapa ustadz[nama rahasia krn terkenal sih]. Bahkan saat menerima pinangannya aku ada diantara dua pilihan seorang ikhwan yang matang yang sedang menempuh ujian S2nya dimalingsia dan dia yang baru tamatan sma. Aku memilihnya karena dia datang kepadaku dengan sebuah perjanjian, “AKU TIDAK AKAN MENDUAKANMU, BILA KAU TIADA AKU AKAN MERAWAT ANAK KITA SENDIRIAN” krn alasan itu aku mantab memilihnya.
“lalu bagaimana akhirya mbak”
“aku sempat marah dek, sampai suamiku mengiba padaku dan berkata “jagan marah dong yang, aku jadi pembantumu saja kalau gitu, lain kali aku saja yang pakai cadarnya”” aku sedikit tertawa mendengar kekonyolan ucapan suaminya yang memang umurnya masih dibawahku.
Ending dr cerita ini, mereka bertemu bertiga dan sang suami berkata pada akhwat itu tidak . tapi entahlah sepertinya endingnya masih belum final
Yang aku pikirkan dalam perjalan pulang adalah, ikhwan itu memang mempesona, bukan hanya hapalan al qurannya tapi juga karena pemahaman dan implementasinya dalam hidupnya. Pernah aku “terperangkap“ sholat dirumah mereka dan si ikhwan kemasjid, saat dia pulang dan kami belum selesai sholat, dia menunggu didepan pintu dengan mengulang hapalannya, [suaranya keren boo]
Kalau bukan karena malu dengan ilmu diri dan merasa sangat tidak sekufu mungkin saia akan masuk dalam percaturan memperebutkanya [wkwkwkwkwkkwkwkw].

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

sedikit cerita tentang bangsa yang dimurkai!!!


siapa bilang bangsa israel itu bodoh, mereka pandai2 kale...lah mok pikir siapa yang nguasai keuangan dunia, siapa lagi yang menyetir si negeri paman sam iku,...yo mr yahudi iki lah...musuh islam bukan yahudi, tapi zionis,...banyak orang yahudi yang tidak mendukung aksi zionis membantai kaum muslim palestina [katae sihh]


Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis
dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani
housemanship dibeberapa rumah sakit di sana . Dirinya melihat ada beberapa hal
yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, "Mengapa Yahudi
Pintar?" Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang
menghitung hari untuk pulang ke California , terlintas di benaknya, apa sebabnya
Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini
suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri? Maka Stephen tergerak membuat tesis
untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir
delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.

Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah
mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain
piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal
bersama suami. Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering
membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan.
Kebetulan Stephen suka matematika. Stephen bertanya, Apakah ini untuk anak kamu?
Dia menjawab, "Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang
melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius." Hal ini membuat Stephen tertarik
untuk mengikut terus perkembangannya. Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa
jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan.Hal
lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka
sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan utamanya
roti dan ikan tanpa
kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis
kacang-kacangan.

Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan
kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan
dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi
ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung
mengonsumsi pil minyak ikan. Ketika diundang untuk makan malam bersama orang
orang Yahudi. Begitu Stephen menceritakan, Perhatian utama saya adalah menu
mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali
memakan ikan (hanya isi atau fillet),
ungkapnya. Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging
tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan
ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam.
Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan
terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan dihidangkan buah buahan
dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti)
dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk. Akibatnya
lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.

Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi,
jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari
rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka. Menurut ilmuwan di
Universitas Israel , penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama
pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal
membawa generasi yang cacat otak ( bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen
dan DNA Israel. Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak
Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan
bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever).

Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka
memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih
bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban. Menurut mereka bermain
musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ.. Sudah tentu bakal menjadikan anak
pintar.Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak. Tak
heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi.

Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis
perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan Stephen,
Perbandingan dengan anak anak di California , dalam tingkat IQ-nya bisa saya
katakan 6 tahun kebelakang!! ! katanya. Segala pelajaran akan dengan mudah di
tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi
kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan
berlari. Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih
otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.

Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid
digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski
proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti
dengan serius. Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan
teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi.

Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat
melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir
tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka harus
memperaktekkanya.
Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat
keuntungan sebanyak $US 1 juta! Anda terperanjat? Itulah kenyataannya.

Kesimpulan, pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas
adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu
proses, melewati beberapa generasi mungkin?

Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di
Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa
agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri
pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza. Seperti yang kita ketahui,
setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah
mencapai lebih dari 1300 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak.

Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak
bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali
Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah
hafidz al-Quran. Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber
ketakutan Zionis Yahudi. "Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai
Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?" demikian
pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.

Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Kondisi Gaza
yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens
berinteraksi dengan al-Quran. Tak ada main Play Station atau game bagi mereka.
Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu
belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran
itu telah syahid.

Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi.
Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia .
Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi
penerus dibanding dengan negara tetangganya.

Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang penulis
ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan aturan yang ketat
tentang rokok, juga harganya sangat mahal.

Benarkah merokok dapat melahirkan generasi Goblok! kata Goblok bukan dari
penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah menemui
beberapa bukti menyokong teori ini. Lihat saja Indonesia , katanya seperti dalam
tulisan itu.

Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun
bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak rokok! Berapa
harga rokok? Cuma US$ .70cts !!!

Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas?
Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat
berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali
menguasai bahasa Inggris? Ditangga berapakah kedudukan mereka di pertandingan
matematika sedunia?
Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KITA DIKELILINGI BABI



Pernahkah anda makan babi, yang muslim pasti akan langsung menjawab tidakkk[beneran tidakkan]. Atau paling tidak kita nggak sengaja memakannya, paling tidak kita [jang muslim] nggak mungkin bilang gini kan “bang babinya 3, gak pakai kecap”
Babi bagi muslim adalah makanan yang tidak boleh dimakan [nggak banyak kok yang ngak boleh dimakan dari pada yang boleh dari islam], beda dengan makanan yang lain, babi disebutkan namanya dalam islam, klo yang lain lak nggak boleh memakan hewan yang tidak disembelih dengan menyebut nama alloh dll. Dan babi tidak boleh digunakan semuanya, bahkan tidak dimakan, seperti dibuat tas, sepatu dll dah.
Tapi tahukan kita bisa saja kita secara tidak sengaja memakan babi, mungkin saja dlaam kandungan darah kita ini ada babi – babi menari inah. Kata adek kelas saia di stiki malang, dipasar sarangan di toko babi pojok banyak orang pakai jilbab yang antri beli babi, ngak banyak sih cuman 1 kilo atau setengah kilo, katanya sih buat penyedap. Ada lagi, kata temen baik tante saia yang memperingatkan tante saia agar hati2 bli bakso, karena si temen tante ini yang emang jualan babi, dia bilang banyak tukang bakso yang beli daging didia, ngak banyak juga …just buat penyedap rasa sajah mungkin.
Kata orang [kan saia ndak pernah coba] babi itu enak, banyak manfaatnya, pokoknya semua dalam babi bisa dimanfaatkan, emang bener..babi memang dilarang dalam islam, dan kalau enak dan bermanfaat adalah ujian kecil dari alloh untuk kita….bisa nggak kita menghidarinya, ini adalah beberapa contoh kepungan babi dalam hidup kita:


1. Ujicoba senjata kimia: karena kesamaan jaringan kulit /daging babi dengan manusia.


2. Eskrim: gelatin mencegah kristalisasi gula dan memperlambat proses pencairan.


3. Pupuk: dibuat dari bulu babi yang diproses.


4. Mentega rendah lemak: gelatin digunakan untuk memperbaiki teksturnya.


5. Bir: gelatin digunakan untuk mencerahkan warna minuman agar tidak keruh.


6. Pelembut pakaian: asam lemak dari tulangnya memberi warna


7. Kuas cat: dibuat dari bulu babi.


8. Jus buah: gelatin membuat warnanya tampak cerah.


9. Shampo: asam lemak dari tulang digunakan untuk membuat penampilannya terlihat seperti mutiara.


10. Lilin: asam lemak dari tulang memperkeras bahan lilin (wax) dan meningkatkan titik lumernya.


11. Roti: protein dari bulu babi digunakan untuk melembutkan adonan.


12. Peluru: gelatin dari tulang digunakan untuk mempermudah proses pemasukan bubuk mesiu ke dalam cangkang peluru.


13. Tablet obat: gelatin digunakan untuk pembungkusnya agar lebih keras.


14. Bubuk pembersih / deterjen: asam lemak dari tulang, digunakan untuk mengeraskan serbuknya.


15. Cat: asam lemak dari tulang digunakan untuk meningkatkan efek kilaunya.


16. Tamborin: dibuat dari kantung kemih babi.


17. Minuman anggur: gelatin menyerap elemen keruh sehingga membuat cairannya bening


18. Kertas: gelatin dari tulang digunakan untuk meningkatkan kekakuan dan mengurangi kelembaban.


19. Heparin: digunakan untuk mencegah terjadinya pembekuan darah, diambil dari lendir yang ada di usus babi.


20. Sabun: asam lemak dari tulang digunakan untuk memperkeras dan memberi warna sabun.


21. Gabus: gelatin tulang digunakan untuk merekatkannya.


22. Insulin: diambil dari pankreas babi, karena hampir mirip dengan struktur kimia dalam tubuh manusia.


23. Yogurt: kalsium dari tulang babi ditambahkan ke dalam proses pembuatan yogurt.


24. Rokok: hemoglobin dari darah babi digunakan dalam pembuatan filter rokok yang diharapkan bisa mengurangi efek kimia yang masuk kedalam tubuh perokok.


25. Negatif film: gelatin tulang babi digunakan sebagai zat perekat pada lembaran film.


26. Makanan anjing: hemoglobin darah babi digunakan sebagai zat pewarna merah.


27. Terapi fotodinamik: hemoglobin digunakan dalam obat untuk merawat retina mata. Obat itu diaktifkan dengan menembakkan sinar laser ke dalam mata.


28. Pelembab: menggunakan asam lemak tulang babi.


29. Camilan anjing: moncongnya digoreng.


30. Krayon: asam lemak digunakan untuk mengeraskannya.


31. Sepatu / tas: lem tulang babi digunakan untuk meningkatkan tekstur dan kualitas kulit (hewan apapun). Di samping itu banyak juga sepatu yang terbuat dari kulit babi (bisa dilihat dari corak bintik pada kulit)


32. Rem kereta: abu tulang babi digunakan dalam proses produksinya.


33. Pasta gigi: glycerin babi digunakan utuk membentuk tekstur pastanya.


34. Lem transparan: lem sangat kuat yang digunakan dalam industri perkayuan, diturunkan dari kolagen babi.


35. Masker wajah: kolagen untuk menghilangkan kerut.


36. Energi alternatif: bagian-bagian sampah yang tersisa digunakan sebagai bahan bakar untuk listrik.


37. Energy bar: kolagen yang diproses merupakan sumber protein yang murah untuk para binaragawan atau mereka yang ingin membentuk tubuhnya.


38: Keju krim: gelatin menjadikannya stabil.


39. Whipped cream: gelatin memperbaiki teksturnya.


40. Permen: gelatin babi digunakan untuk bahan perekat dan pembuat gel, dan memastikan bahwa adonan permen mencapai tekstur tertentu. Sering digunakan untuk pembuatan jenis permen liquorice, permen kenyal dan permen karet.




awas yach hati2 makan bakso...jangan sembarangan melahab makanan enak ini,...harus super hati2 ,,,.aku biasanya menayakan dulu sama penjualnya "mas godain kita dums ini halal nggak?"...klopun haram dia yang salah, tapi klo sekarang hanya beli pada orang2 yang saia percaya



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PEMAIN BARU, BOLU MERANTI MEDAN




PEMAIN BARU, BOLU MERANTI MEDAN
Berkunjung ke kota medan, lidah kita akan dimanjakan dengan aneka makanan lezat yang mengundang selera. Ada soto medan, mie aceh, martabak mesir, dan yang paling terkenal adalah bika ambon (walau ada nama embel – embel ambonya, ini makanan khas medan).
Bika ambon sudah menjadi trendmark kota medan, tapi belakangan ini ada satu lagi jajanan baru muncul di medan bernama bolu meranti. Sebagai alternative oleh – oleh khas medan selain bika ambon dan sirup markisa.
Yang special dari bolu meranti adalah tekstur bolunya yang lembut, dan aneka variant isi bolu, seperti mocca, keju, abon, kacang dan aneka variant lainnya.
Toko bolu meranti saat ini selalu dipadati banyak pelanggannya
Akhir – akhir ini ada toko paling rame disebuah jalan sempit di jl kruing, medan, Sumatra utara. Keramaiannya ada di nomer 2-k. sebuah bangunan ruko yang berdempet dengan bangunan lainnya. jl. Kruing no 2-k medan, yach disitulah letak bolu meranti yang sedang digemari semua orang.
Nama meranti berasal dari nama jalan tempat si pembuat bernama ai ling, seorang perempuan keturunan hokkian. Karena banyaknya pembeli, maka ai ling memindahkan usahanya ke jl kriung, tapi tidak melepas trendmark merantinya.
Harga bolu meranti mulai Rp 40.000,00 – Rp 70.000,00. Selain bolu, disana juga tersedia, brownies, lapis legit dan kue sus. Bila ingin memesan dalam jumlah banyak. Lebih baik memesan lewat telepon dahulu, karena bolu meranti dibuat sangat fresh.

So kalau ke medan…saia titip yachhhh……heheheheh MA KEJU MA KEJU


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS